|
Written by Hari Hamdani
|
|
Monday, 15 March 2010 04:43 |
|

Sebenarnya saya malas memposting artikel ini tapi hati saya berkata kalau saya harus menulis apa yang ada dalam hati saya.
Teroris ? ? yah siapa yang tidak kenal dengan nama " TERORIS ". Sebutan bagi warga muslim yang mempunyai ideologi keras. Sebutan teroris ini di perkenalkan oleh pemerintahan Goerge Bush " Amerika Serikat " dan sekutunya pada masa itu. Teroris adalah sesuatu yang sangat menyeramkan, membom gedung-gedung dan membunuh siapa saja yang ingin menjadi korban nya. Dari zaman dahulu sampai dengan sekarang masalah teroris belum juga usai, sudah banyak korban yang berjatuhan, sudah banyak rumah, dan gedung yang hancur tapi kekerasan ini tidak kunjung juga usai. Seperti berita yang beberapa hari ini saya lihat baik itu di media massa, media cetak ataupun di media elektronik (internet) semua nya membahas tentang teroris. Apapun nama nya, dan siapapun pelakunya sebaik nya janganlah menggunakan secara kekerasan Karena islam sesungguh nya tidak mengenal kekerasan, islam itu mengenal musyawarah
Tepat beberapa hari yang lewat 3 orang teroris mati di tembak TIM Densus 88 di Pamulangan. Salah satu nya adalah Dulmatin. Dulmatin adalah otak pertama pelaku pemboman yang ada di Bali yang lalu. Dulmatin yang di kenal pintar, jenius dan licin ini beberapa kali di kabarkan tewas oleh pemerintah Australia, Filiphina, dan Amerika. Bahkan Amerika sempat mengeluarkan kata " Siapa saja yang berhasil menangkap teroris Dulmatin akan mendapatkan uang sebesar 100 Miliar.
Waaaauuuu, angka yang besar buat 1 orang teroris.
Tapi menurut saya beberapa tindakan yang sudah di lakukan oleh para teroris ini sangat lah salah dan tidak benar serta penempatan aksi mereka sangat lah tidak tepat. Menurut saya, jika anda para teroris yang di cap oleh Amerika ini jangan lah melakukan tindakan kekerasan di daerah damai seperti Indonesia. ( meniru Ucapan Ba'asyir) Di luar sana masih banyak negara-negara islam yang memerlukan pertolongan anda. Saya contohkan saja di negara Palestina. Di negara palestina ini merupakan negara yang penduduk nya mayoritas islam dahulu sebelum di jajah oleh Israel. Di negara Palestina ini berdiri Sebuah Mesjid yang di bangun oleh Rasulullah dan dulu menjadi kiblat pertama bagi umat islam sebelum pindah ke Mekkah.
Nah, tadi malam saya mendengar dan melihat siaran berita melalui televisi bahwa mesjid ini hanya bisa di gunakan oleh orang yang berumur di atas 50 tahun, sedangkan anak-anak dan kaum remaja tidak boleh masuk kemesjid ini untuk beribadah. Aneh bukan, mesjid kita sendiri dilarang oleh kaum yahudi buat beribadah kepada Sang Pencipta. Bahkan, yang lebih menghebohkan lagi kaum yahudi ini berusaha menggali tepat di bawah Mesjid Al-Aqsho yang tujuan nya agar mesjid ini hancur dan rubuh.
Seharus nya di disini lah anda berperang melawan orang-orang yang ingin menghancurkan simbol-simbol islam. Disinilah seharus nya anda melakukan jihad yang anda yakini tersebut, bukannya di negara islam yang sudah damai seperti sekarang. Jika anda para teroris melakukan jihad pada tempat yang tepat, Insyaallah Allah akan menjadikan anda mati syahid di jalan nya. Amin
|
|
Last Updated on Wednesday, 17 March 2010 02:27
Dibaca : 128 Kali
|